Smart Feeder Berbasis IoT Menggunakan Sumber Energi Surya untuk Budidaya Ikan Berkelanjutan
Kata Kunci:
Energi Baru Terbarukan, Internet of Things (IoT), Panel Surya, Smart FeederAbstrak
Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong penerapan sistem otomatis pada sektor budidaya perikanan untuk meningkatkan efisiensi manajemen pakan. Namun, praktik pemberian pakan konvensional masih bergantung pada tenaga kerja manual dan sumber energi listrik konvensional, sehingga kurang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Smart Feeder berbasis IoT yang didukung energi surya sebagai solusi otomatis dan ramah lingkungan untuk budidaya ikan. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai unit pemrosesan utama, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi level pakan, motor servo dan blower sebagai aktuator penyaluran pakan, serta sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid yang terdiri dari panel surya 100 Wp, solar charge controller, dan baterai sebagai media penyimpanan energi. Sistem IoT terintegrasi dengan aplikasi seluler berbasis Flutter sebagai antarmuka pengguna untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui Firebase Realtime Database. Pengujian sistem dilakukan pada lingkungan terbatas dengan fokus pada kinerja mekanisme penyaluran pakan, akurasi sensor, dan performa sistem energi surya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor ultrasonik memiliki akurasi ±2 cm pada tiga kondisi level pakan. Sistem mampu menyalurkan pakan sebesar 220–550 gram dengan jarak lontar 115–330 cm, bergantung pada durasi operasi dan ukuran pelet. Panel surya menghasilkan tegangan 20,3–21,2 V dan mampu mendukung operasi sistem secara mandiri. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi IoT dan energi terbarukan berpotensi meningkatkan efisiensi sistem pemberian pakan ikan, meskipun pengujian lanjutan pada kolam ikan nyata masih diperlukan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eko Sulistyo, Syaharani Rani, Daniel Nicholas Papilaya, Helda Susianti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












